Saya punya teman yang suka jaga image alias jaim yang berkategori baik alias good guy,maka sewaktu ia sedang membicarakan tentang dirinya pasti saya tidak keberatan menjadi pendengar setianya. Ternyata membangun brand image yang baik butuh waktu yang tidak sebentar alias sesuatu yang tidak dapat diperoleh dalam semalam,sebabnya yang mendasari sebuah brand image adalah perbuatan. jika nga berlebihan,banyak orang yang menggunakan istilah talk less..do more..see the ACTION. Karena brand image yang baik tidak perlu diucapkan tapi perlu bukti lewat perkataan bijak serta perbuatan baik.
“Terus perbuatan seperti apa yang bisa mendongkrak brand image yang baik?”
Bagaimana kalau kita mulai dengan berbuat sesuatu yang dapat membuat orang senang. Bagaimana caranya,saya percaya anda pasti sudah pada tahu
…paling berbeda pada penekanannya saja, maksud saya kita tak perlu berbuat sesuatu yang besar,lebih baik melakukan perbuatan kecil tapi dilakukan terus menerus.
Saat membangun brand image, orang secara otomatis akan mencap kita baik atau buruk,masalahnya adalah jika kita sudah dikenal dengan brand image yang buruk. Walau pergi setiap hari beribadah,memberi uang pada pengemis dan melakukan banyak hal baik lainnya. Orang tetap menilai kita buruk dan sedang cari muka, well..sepertinya pada tingkat ini brand image sudah melekat pada diri dan sesuatu yang berlaku seumur hidup.
Jadi jika saya berbuat sesuatu yang buruk jangan sampai orang banyak tahu. Semakin sedikit yang tahu,semakin aman saya dimasa datang. Dan yang terpenting jangan mengungkit brand image atau reputasi orang lain,jika saya tak ingin ketiban masalah. Hal terbaik adalah Silence is Gold.
Bagaimana dengan pilihan anda ,mau yang mana?
